Kanit Reskrim Diserang secara Brutal pakai Pisau, Darah Mengucur

Kanit Reskrim Diserang secara Brutal pakai Pisau, Darah Mengucur
SH alias Bim, masuk DPO karena diduga menganiaya Ipda Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan. Foto: ANTARA/HO-Polda NTB

jpnn.com, MATARAM - Ipda Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan, Sumbawa, NTB, meninggal dunia akibat dianiaya pria inisial SH aias Bim.

Tim Puma Polres Sumbawa masih memburu pelaku yang sudah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).

"Sekarang yang bersangkutan (SH) sudah masuk dalam DPO kepolisian dan sedang dalam perburuan Tim Puma di lapangan," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra kepada wartawan di Mataram, Jumat.

Untuk mempercepat proses penangkapan, Widy telah menugaskan jajarannya untuk menyebar foto SH.

Dengan begitu, Widy berharap adanya kerja sama masyarakat, bila mengetahui keberadaan yang bersangkutan, diharapkan segera laporkan.

"Dengan upaya yang kami lakukan ini semoga yang bersangkutan segera tertangkap," ujarnya.

Terkait dengan penanganan jenazah korban, Widy mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian Ipda Uji. Apakah akibat pendarahan dari luka sayat yang dialaminya atau ada hal lain.

"Jadi untuk memastikan penyebab kematiannya, kita (polisi) sudah minta dokter dari Mataram untuk datang melakukan autopsi jenazah," kata Widy.

Diserang secara brutal menggunakan pisau, Kanit Reskrim Polsek Utan Ipda Uji Siswanto meninggal dunia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News