Kantongi Sertifikat IOSA, Lampu Hijau untuk Garuda Terbangi Eropa

Kantongi Sertifikat IOSA, Lampu Hijau untuk Garuda Terbangi Eropa
Kantongi Sertifikat IOSA, Lampu Hijau untuk Garuda Terbangi Eropa
JAKARTA - Garuda Indonesia seharusnya sudah mendapat lampu hijau untuk terbang ke Eropa. Itu karena Garuda Indonesia telah mengantongi sertifikat IOSA (IATA Operational Safety Audit).

"Kita tunggu larangan terbang Eropa dicabut. Kalau sudah ada lampu hijau baru kita ke sana (Eropa)," ujar Direktur Niaga Garuda Indonesia, Agus Priyanto Selasa (11/11). Mengenai kapan penerbangan perdana akan dilakukan, Agus menyerahkan sepenuhnya kepada negosiasi pemerintah Indonesia dengan Uni Eropa. Sebab, segala persyaratan internasional terkait keselamatan dan keamanan penerbangan telah dimiliki maskapai pelat merah itu.

Dimana, Garuda adalah operator penerbangan pertama di Indonesia pemegang sertifikat IOSA yang diterbitkan International Air Transport Association (IATA). Garuda berjuang mendapatkan sertifikat tersebut sejak 2004, tapi baru mendapatkannya pada 14 Mei lalu. Sertifikat itu diserahkan secara resmi dalam IATA Annual General Meeting yang berlangsung di Istanbul, Turki pada 1-3 Juni lalu.

Karena sudah mengantongi IOSA, Garuda optimistis lolos dari sanksi larangan melintasi langit Eropa. "IOSA sudah dipakai oleh beberapa negara maju sebagai standar keselamatan. Artinya, Garuda sejajar dengan sejumlah maskapai global yang juga punya IOSA seperti British Airways, Singapore Airlines, Cathay Pasific, dan lainnya," tegasnya. "Kita berharap hasil IOSA menjadi referensi Uni Eropa dalam sidang larangan terbang. Standar kita kan sudah tinggi," ungkapnya. (wir/bas)

JAKARTA - Garuda Indonesia seharusnya sudah mendapat lampu hijau untuk terbang ke Eropa. Itu karena Garuda Indonesia telah mengantongi sertifikat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News