JPNN.com

Kapan Waktu yang Tepat Mengenalkan Olahraga pada Anak?

Senin, 16 September 2019 – 11:26 WIB Kapan Waktu yang Tepat Mengenalkan Olahraga pada Anak? - JPNN.com
Anak-anak sedang bermain sepak bola. Foto Ricardo/jpnn.com

jpnn.com - Mengenalkan olahraga pada anak pada dasarnya harus dilakukan setiap orang tua. Selain dapat meningkatkan kesehatan fisik, olahraga juga bisa menjaga kondisi psikis dan mengeratkan hubungan sosial.

Nah, kapan sih waktu yang ideal mengajarkan mengajarkan olahraga pada anak?

Cek waktu yang tepat

Dijelaskan oleh dr. Karin Wiradarma, M. Gizi dari KlikDokter, anak dapat diperkenalkan dengan olahraga sedini mungkin. Meski bukan olahraga yang berat, permainan fisik seperti bermain lempar-tangkap bola  juga merupakan bagian dari olahraga yang bisa dilakukan balita di atas 6 bulan. Olahraga lain yang lebih berat bisa dilakukan ketika anak sudah bisa berjalan ataupun berlari.

“Untuk yang berusia 1-4 tahun, Anda bisa mengajak anak untuk berjalan santai, berlari, dan melompat di depan rumah. Selain itu, Anda juga bisa mengajaknya melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti menari mengikuti irama musik kesukaan atau melakukan gerakan senam yang sederhana,” ujar dr. Karin.

Kemudian, untuk anak yang berusia 5 tahun hingga remaja, Anda bisa mengajaknya olahraga secara lebih dinamis dan beragam. Pada usia ini, anak sudah bisa melakukan olahraga fisik yang memacu adrenalin dan sifatnya kompetitif, seperti sepak bola, basket, bulu tangkis, tenis, dan berenang,” dr. Karin menjelaskan.

Yang terpenting, si Kecil menikmati olahraga yang dijalani dan tidak ada paksaan untuk melakukannya. Pastikan juga keamanan anak saat berolahraga. Berikan anak perlengkapan keamanan yang dibutuhkan saat berolahraga, misalnya helm saat bersepeda atau sepatu olahraga saat bermain bola.

“Untuk durasi waktu yang tepat, American Academy of Pediatrics menganjurkan bahwa anak usia sekolah (6 tahun ke atas) paling sedikit melakukan olahraga selama 60 menit dalam sehari. Tidak perlu dilakukan dalam satu waktu sekaligus, tapi Anda bisa membaginya jadi beberapa sesi yang lebih singkat. Misalnya 30 menit di pagi hari, dan sisanya di sore hari ketika anak pulang sekolah,” tutur dr. Karin.

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...