Karantina Merak Perketat Daging Babi
Selasa, 28 April 2009 – 17:53 WIB

Karantina Merak Perketat Daging Babi
Sementara itu, Dokter Hewan Stasiun Karantina Hewan dan Tumbuhan kelas II Merak, Melani Adiningrum menambahakan, babi yang dicekal masuk ke Indonesia adalah babi dari luar. Meski daging yang biasa dikirim itu adalah babi lokal, namun demikian pihaknya tidak mau gegabah. Kantor Karantina tetap melakukan pemeriksaan terhadap babi lokal yang biasa dikirim dari Lampung dan Medan menuju ke beberapa kota di Pulau Jawa melalui Merak. Sebab berdasarkan informasi terbaru, saat ini penyebaran flu babi telah sampai ke Australia. “Kita patut waspada sebab Australia dengan Indonesia jaraknya begitu dekat. Jadi tidak menutup kemungkinan virus itu menulari ke babi di Indonesia,” katanya.
Baca Juga:
Selain itu, pihaknya juga mengitensifkan kerjasama dengan Stasuin Karantina Hewan dan Tumbuhan Lampung untuk menekan dan memerangi flu babi. “Jika ada babi yang terindikasi terserang flu babi maka langsung dikembalikan ke daerah asal atau dimusnahkan sehingga tidak menularkan penyakit ini di Jawa,” ujar Melani. (SN/JPNN)
MERAK- Ancaman Flu Babi memaksa setiap instansi pemerintah waspada. Terutama instansi pemerintahan. Salah satunya adalah Kantor Karantina Pertanian
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Kasus Pelecehan Seksual oleh Dokter AY Naik Penyidikan
- Prabowo kepada Wartawan: Bagian Saya Marah-marahi Menteri, Nah Kalian Keluar
- Hakim Menolak Permohonan Praperadilan Tersangka Korupsi PMI Palembang
- Gubernur Rudy Mas’ud Mengunjungi Kediaman Dedi Mulyadi, Ini yang Bahas
- Kepala BNN: 10 Wilayah Ini Rawan Terjadi Penyelundupan Narkoba
- Malik Nuh Jaidi: Harmoni Keluarga yang Menguatkan Langkah Bisnis