JPNN.com

Kartu Prakerja Jadi Penyelamat Masyarakat di Tengah Wabah Virus Corona

Kamis, 30 April 2020 – 04:11 WIB
Kartu Prakerja Jadi Penyelamat Masyarakat di Tengah Wabah Virus Corona - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menilai Kartu Prakerja sangat dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi virus corona. Buktinya, sampai saat ini sudah ada 8,4 juta masyarakat yang mendaftar secara daring untuk jadi peserta program ini.

"Apalagi kemungkinan adanya pemutusan kerja atau PHK yang saat ini sudah hampir terjadi 1,6 juta dan akan terus berlanjut, harus dicarikan solusi untuk mengatasinya. Kartu Prakerja akan semakin dibutuhkan masyarakat, terutama yang terkena PHK," ujar Ace, Rabu (29/4) malam.

Terkait pelatihan daring yang belakangan dipermasalahkan sejumlah pihak, Ace menilainya sebagai suatu keniscayaan. Pasalnya, tidak mungkin pada saat pandemi corona ini peserta Kartu Prakerja mendapatkan pelatihan konvensional.

Mengenai vendor, lanjut Ace, pemerintah sudah menjelaskan bahwa mekanisme penentuannya dilakukan secara terbuka. Platform digital yang menjadi vendor Kartu Prakerja selama ini sudah dikenal memiliki kreadibilitas dan pengalaman untuk menyelenggarakan pendidikan secara daring dalam skala besar.

"Pemerintah hanya menyediakan 8 platform digital, yang memilih platform digital mana yang sesuai dengan keinginan peserta ya mereka sendiri," ucap wakil ketua Komisi VIII DPR itu.

Ace setuju pelaksanaan program Kartu Prakerja perlu diawasi aparat penegak hukum, termasuk KPK. Namun, program Presiden Jokowi itu juga pantas didukung karena manfaatnya bagi masyarakat.

Karena itu, dia mengimbau semua partai pendukung pemerintah untuk mengawal Kartu Prakerja dan program-program penanggulangan wabah virus corona lainnya. Ace yakin kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Jokowi ini telah melalui kajian berbagai prespektif.

"Saya kira kita tidak perlu memiliki kecurigaan yang berlebihan terhadap kebijakan Kartu Prakerja ini. Seharusnya kita memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menjalankan kebijakan tersebut sesuai dengan yang direncanakan," ujar dia. (dil/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil