Kasus DBD di Bone Bolango, 1 Warga Meninggal Dunia

Kasus DBD di Bone Bolango, 1 Warga Meninggal Dunia
Ilustrasi petugas melakukan pengasapan (fogging) untuk mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD). Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi

jpnn.com - GORONTALO - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, mengalami peningkatan. Seorang warga di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dinyatakan meninggal dunia karena positif DBD.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango Iwan Usman mengatakan berdasarkan data yang tercatat, ada 33 kasus DBD yang terjadi di beberapa wilayah tersebut, dengan dampak terburuk satu orang meninggal dunia.

"Terhitung dari 1 Januari 2024 ada 33 kasus DBD, satu di antaranya meninggal dunia pada Senin (15/1) kemarin," kata dia Gorontalo, Rabu (17/1).

Menurut dia, 33 kasus DBD ini ditemukan di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Bulango Timur, Suwawa, Kabila, Tilongkabila, Tombulilato, dan Bone Raya. Jumlah kasus tertinggi tercatat di Kecamatan Suwawa.

Dengan adanya temuan peningkatan kasus DBD, pihaknya segera melakukan upaya-upaya pencegahan mulai dari sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk hingga turun langsung ke titik-titik yang dianggap rawan penyebaran untuk melakukan pengasapan.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi dengan indeks jentik positif, kata dia, dapat dipastikan bahwa di sekitar tempat tinggal warga yang ditemukan positif DBD sudah ada perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

Pelaksanaan pengasapan, katanya, hanya bisa membunuh nyamuk dewasa atau yang sudah bisa terbang saja, tetapi itu tidak dapat menghentikan perkembangan dan penyebaran telur nyamuk.

Berdasarkan analisis dan kalender epidemiologi, peningkatan kasus demam berdarah berada pada minggu ke-8 hingga ke-12. "Sekarang kita baru masuk pada minggu ketiga, tetapi peningkatan kasus mulai muncul," kata Iwan.

Seorang warga di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dinyatakan meninggal dunia karena positif DBD.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News