Kasus Pembantaian 5 Orang di OKU, Ternyata Begini Cara Pelaku Menghabisi Korban

Kasus Pembantaian 5 Orang di OKU, Ternyata Begini Cara Pelaku Menghabisi Korban
Tersangka OT pelaku pembunuhan sadis diamanakan polisi, Sabtu. Foto: ANTARA/Edo Purmana/21

jpnn.com, BATURAJA - Kasus pembantaian lima warga Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan masih diusut pihak kepolisian.

Polisi telah menangkap pelakunya berinisial OT yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kasi Humas Polres OKU, AKP Mardi Nursal di Baturaja, Sabtu mengatakan, kelima orang yang menjadi korban pembunuhan sadis tersebut adalah Sari (45), Ikrom (43), Endang, Hendri (33) dan Erni (33).

"Pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan lebih dari satu tahun tidak pernah keluar dari rumahnya," kata dia.

Saat keluar rumah pada Jumat (26/11) sekitar pukul 16.30 WIB tersebut tersangka bertemu dengan korban Hendri yang sedang nongkrong di sebuah warung di desa setempat.

Tanpa sebab pelaku langsung menusukan senjata tajam jenis pisau dengan membabi buta ke tubuh korban hingga tewas di tempat kejadian perkara.

Setelah membunuh korban, tersangka kembali menusukan pisau yang masih berlumuran darah kepada korban Ikrom yang saat itu sedang melintas menggunakan sepeda motor di dekat TKP.

Setelah itu pelaku langsung menuju ke sumur dan bertemu korban ke tiga yaitu Erni yang sedang mengambil air kemudian kembali menusukan senjata tajamnya di bagian perut korban hingga tewas.

Kasus pembantaian lima warga Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan masih diusut pihak kepolisian.