Selasa, 20 Februari 2018 – 12:53 WIB

Kasus Selingkuh, Karir Politik Wakil PM Australia Kini Tak Menentu

Rabu, 14 Februari 2018 – 10:00 WIB

Penentangan terhadap Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce dari kolega partainya sekarang semakin terbuka, setelah anggota perlemen Ken O'Dowd menyuarakan hal itu Rabu (14/2/2018) pagi.

Poin Utama:

  • Politisi Partai Nasional O'Dowd dukung penggantian Wakil PM
  • Politisi lainnya David Littleproud meminta pengeritik "bicara jelas atau diam"
  • Politisi lainnya Michelle Landry minta Joyce diberi waktu

Namun seorang anggota kabinet dari Partai Nasional David Littleproud meminta para pengeritik Joyce harus "bicara jelas atau tutup mulut".

"Tidak ada persoalan kepemimpinan yang harus diselesaikan," kata Littleproud kepada ABC.

David Littleproud adalah salah satu pendukung terkuat Joyce, terutama setelah dipromosikan menjadi anggota Kabinet Desember lalu.

Masa depan politik Joyce kini tidak menentu karena reaksi para pemilih Partai Nasional mengenai cara partai ini menangani rusaknya pernikahan dan hubungan baru yang dijalin Joyce.

Dia kini menunggu kelahiran seorang bayi dengan pasangan baru yang juga mantan penasihat medianya.

ABC kemarin melaporkan sebuah delegasi anggota parlemen Partai Nasional berencana mendatangi Joyce dan memintanya mundur.

O'Dowd pagi ini mengkonfirmasi bahwa Joyce "membutuhkan nasehat" dan "ada yang haru menyampaikan padanya mengenai sikap partai."

"Saya kira lebih baik dua atau tiga orang," kata O'Dowd seraya menambahkan, permasalahan ini sebaiknya diselesaikan hari ini atau besok.

LNP member for Flynn Ken O'Dowd
Ken O'Dowd menyatakan pemimpin Partai Nasional perlu diselesaikan hari ini atau besok.

www.kenodowd.com.au

Presiden Partai Nasional Larry Anthony berada di Canberra untuk menangani krisis yang menurutnya merupakan "masa sangat sulit" bagi partai tersebut.

"Tapi Partai Nasional selalu menangani isu-isu ini," kata Anthony. "Itulah sebabnya saya ada di sini hari ini."

Perlu diperlakukan adil

Tapi Partai Nasional terpecah setelah salah satu pengurus Michelle Landry menentang pernyataan O'Dowd. Menurut Landry, "Barnaby akan tetap menjadi pemimpin kami".

Dia mengatakan Joyce harus diberi lebih banyak waktu untuk menangani permasalahan ini.

"Dia telah berbuat banyak untuk kami terutama di pedalaman Australia. Saya pikir kita perlu memperlakukannya secara adil," kata Landry.

Landry mengatakan kehidupan pribadi Joyce seharusnya menjadi pertimbangan.

Sejauh yang dia ketahui, katanya, "semuanya berjalan sesuai aturan" terkait pertanyaan mengenai pengaturan perjalanan dinas dan pribadi Joyce.

Tapi O'Dowd secara terbuka menyebut adanya tokoh lain yang bisa menggantikan Joyce sebagai pemimpin partai dan Wakil Perdana Menteri.

"Kami punya banyak orang di partai Nasional. Banyak yang mampu. Jika akhirnya diperlukan kami akan temukan pemimpin yang baik. Saya yakin dengan hal itu," kata O'Dowd.

Joyce akan menjabat sebagai pelaksana tugas Perdana Menteri pekan depan saat Malcolm Turnbull melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Menlu Julie Bishop mengatakan siap untuk membatalkan rencana perjalanannya dan mengisi peran tersebut, jika Joyce mundur.

"Saya kembali ke Australia dari Kuwait dan saya berencana berada di luar negeri minggu depan. Parlemen tidak bersidang. Jika keadaan berubah maka tentu saja, saya akan mengubah rencana," kata Bishop.

Meskipun Landry membela Joyce untuk tetap memimpin partai, dia mengindikasikan kemungkinan Joyce tidak akan menjadi pelaksana tugas Perdana Menteri.

"Kita tugas dan lihat apa yang terjadi. Dia telah mengambil keputusan. Saya pikir kita perlu memberinya waktu untuk menyelesaikan masalah ini," kata Landry.

"Sangat stres, perceraian itu membuat sangat stres untuk dilalui. Saya pikir dia akan bertahan," ujarnya.

Malcolm Turnbull addresses the House of Representatives as Barnaby Joyce sits behind him.
Kemungkinan timbul permasalahan bagi Pemerintah Koalisi ketika Barnaby Joyce menjabat pelaksana tugas Perdana Menteri pekan depan.

ABC News: Jed Cooper

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.

 
SHARES
Komentar