Minggu, 16 Juni 2019 – 17:56 WIB

Katie Bouman, Sang Pemotret Lubang Hitam

Jumat, 12 April 2019 – 21:58 WIB
Katie Bouman, Sang Pemotret Lubang Hitam - JPNN.COM

Mata Katie Bouman berbinar. Dua tangan ilmuwan 29 tahun tersebut menutup mulut. Seakan berusaha menahan kebahagiaan. Di depannya ada sebuah laptop yang terbuka. Di situ ada angka-angka dan sebuah gambar yang sedang dalam proses diunduh. Gambar tersebutlah yang membuat Bouman bahagia. Itulah gambar black hole alias lubang hitam.

Selama ini belum pernah ada yang mampu "memotret" gambar asli lubang hitam. "Melihat dengan rasa tak percaya saat gambar pertama lubang hitam yang saya buat dalam proses direkonstruksi," tulis Bouman menyertai foto yang diunggahnya di akun Facebook-nya.

Bouman bergabung dengan tim Event Horizon Telescope (EHT) sekitar 6 tahun lalu, saat masih kuliah dan mengejar gelar PhD di bidang komputer.

Kala itu dia tak tahu apa pun soal lubang hitam. Minat penelitiannya saat itu adalah mencari cara untuk melihat ataupun mengukur hal yang tak terlihat lewat pemrograman komputer. Maka, dia dianggap sebagai kandidat yang tepat untuk menghasilkan gambar lubang hitam.

Lubang hitam adalah area di luar angkasa yang memiliki daya tarik gravitasi luar biasa kuat. Tak ada yang bisa lolos dari lubang hitam. Termasuk cahaya. Ada beberapa black hole di luar angkasa, tapi yang terbesar adalah milik galaksi Messier 87 (M87). Jaraknya sekitar 55 juta tahun cahaya dari bumi. Gambar itulah yang berhasil difoto tim EHT.

Setelah lulus dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Bouman mulai menciptakan algoritma untuk menangkap gambar lubang hitam. Dia memimpin tim pembuatan algoritma tersebut bersama para ilmuwan dari Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory MIT, Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, dan MIT Haystack Observatory.

Untuk menangkap gambar dengan jarak yang luar biasa jauh itu, dibutuhkan teleskop yang luar biasa besar. Dan yang dipakai bukan teleskop tunggal. Ada delapan radio teleskop di beberapa penjuru dunia yang terhubung.

Tim yang dipimpin Bouman bertugas memastikan metode pengambilan data lewat radio teleskop yang dilakukan tim EHT bakal menghasilkan gambar pusat galaksi M87 secara tepat.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar