Kecewa pada Prabowo, Begini Bunyi Surat Yusran

Kecewa pada Prabowo, Begini Bunyi Surat Yusran
Surat pengunduran diri Yusran Aspar. Foto: Kaltim Post

jpnn.com, BALIKPAPAN - Kecewa terhadap keputusan yang diambil Prabowo Subianto, Yusran Aspar mengundurkan diri dari Partai Gerindra.

Ketua DPD Gerindra Kaltim itu kecewa karena Prabowo lebih memilih mengusung Isran Noor sebagai bakal cagub Kaltim. Padahal, Yusran sebagai kader juga ngebet jadi cagub.

Subianto lantaran tak mendapat restu maju dalam persaingan Pilgub Kaltim.

Pilihan mundur ditegaskan dengan surat yang ditujukan ke DPP dan ditembuskan ke Badan Seleksi dan Organisasi (BSO) partai serta DPC Gerindra se-Kaltim.

Yusran menulis bahwa tidak terlintas dalam benaknya harus berpisah dengan partai yang dicintai dan dibanggakan itu. Dia juga melampirkan dokumentasi kegiatan partai selama setahun terakhir.

”Pengunduran ini saya ajukan semata-mata untuk lebih memudahkan pihak Isran Noor yang telah Bapak (Prabowo Subianto) rekomendasikan sebagai calon gubernur Kaltim,” kata Yusran dalam suratnya.

Selanjutnya, dijelaskan dalam surat tersebut, Yusran ingin menghindari konflik dan tudingan negatif sepihak yang mungkin timbul sehubungan dengan keinginan maju sebagai kandidat calon gubernur dari Partai Gerindra.

“Saya mundur karena tak ingin timbul fitnah. Supaya tak ada anggapan menghalang-halangi Pak Isran yang diusung Partai Gerindra. Karena saya juga ingin maju sebagai calon gubernur Kaltim," ujarnya.

Kecewa lantaran Prabowo Subianto akhirnya memilih mengusung Isran Noor, Yusran mengundurkan diri dari Gerindra.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News