Kejadian Langka, Pelatih Southampton Sampai Meneteskan Air Mata

Kejadian Langka, Pelatih Southampton Sampai Meneteskan Air Mata
Dokumentasi: Manajer Southampton Ralph Hasenhuettl selepas timnya dikalahkan Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion St. Mary', Southampton, Inggris, Minggu (29/11/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Adam Davy)

Ia mengakui timnya harus bekerja keras saat tambahan waktu hingga akhirnya mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

"Rasanya kami berada di bawah tekanan besar dan pertahanan di sekitar kotak penalti adalah kuncinya hari ini, kemudian tetap mencoba dan bermain tenang. Kami melakukannya dengan cara yang baik," katanya.

Sebaliknya dari pihak Liverpool, pelatih Juergen Klopp merasa sangat frustrasi setelah trio penyerang Roberto Firmino, Mohamed Salah dan Sadio Mane gagal mencetak gol meski mendominasi penguasaan bola di babak kedua.

"Apa yang mengecewakan? Berapa lama waktu yang kita punya?" katanya kepada BBC.

"Di awal, jelas, bukan hanya soal gol tapi awal secara umum. Selamat untuk Southampton, mereka pantas mendapatkannya."

Pelatih asal Jerman berusia 53 tahun itu mengatakan bahwa timnya tahu apa yang diharapkan dari Southampton, namun timnya terjebak di awal pertandingan tidak bisa mengembalikan ke permainan terbaik.

"Di awal, bagaimana kami bermain, di mana kami kehilangan bola - ini bukan ilmu roket. Kami seharusnya melakukan lebih baik. Kami bermain di tangan mereka dari awal," katanya.

"Mereka adalah para pemain yang luar biasa, tetapi mereka tidak siap sejak awal." (Antara/jpnn)

Kejadian langka, Hasenhuettl sampai meneteskan air mata saat Southampton berhasil melumat Liverpool


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News