JPNN.com

Kekurangan Guru SMK Diisi Lewat Rekrutmen PPPK

Selasa, 08 Januari 2019 – 12:23 WIB Kekurangan Guru SMK Diisi Lewat Rekrutmen PPPK - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah akan membuka rekrutmen calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) pada Februari-Maret mendatang. Salah satu jabatan yang diprioritaskan adalah guru.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, saat ini banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang butuh guru produktif.

Artinya guru yang memiliki kecakapan dan kemahiran, keahlian sesuai dengan bidang (yang dibutuhkan SMK).

"Guru produktif yang dibutuhkan SMK sekitar 90 ribu orang. Saat ini guru produktif di SMK baru sekitar 45 persen dari total guru. Sebagian besar sisanya adalah guru adaptif dan guru normatif," kata dia Selasa (8/1).

Dia menyebutkan, sebenarnya sudah ada program dari Kemendikbud yaitu keahlian ganda.

Nantinya guru-guru yang memiliki keahlian adaptif itu disekolahkan lagi untuk menguasai keahlian produktif.

Jumlahnya sekitar 15 ribu dari target 20 ribu. Dengan begitu, sudah ada kenaikan sekitar 45 persen dari total itu. Nanti yang lain intake-nya akan diambil dari fresh graduate lulusan S1 murni. Juga diambil dari dunia kerja, yaitu para senior, pekerja-pekerja senior yang sudah punya pengalaman.

"Para profesional itu akan kami tarik untuk mengajar melalui rekrutmen CPPPK. PPPK akan lebih tepat kalau digunakan untuk merekrut guru SMK terutama yang memiliki keahlian khusus," tutupnya. (esy/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...