Kekurangan, Lembar Soal Unas Disalin

Kekurangan, Lembar Soal Unas Disalin
Kekurangan, Lembar Soal Unas Disalin
KOTAMOBAGU - Penyelenggara Ujian Nasional (Unas) terpaksa disalin. Pasalnya, lembar soal Unas yang disiapkan tidak mencukupi jumlah siswa peserta Unas. Hal ini terjadi di SMK Muhammadiyah di Kabupaten Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara.

Kekurangan soal ini menjadi temuan Diknas  bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu melakukan pemantauan pelaksanaan Unas. Di SMK Muhammadiyah ada lima ruangan, di salah satu ruangan itu berisi 8 siswa peserta ujian. Saat sampul soal dibuka hanya berisi 7 eksamplar soal. "Makanya diambil kebijakan fotocopy. Dan itu bukan kebocoran, hanya kesalahan dalam pengisian soal," kata Kepala sub bidang (Kasubid) Kurikulum Aryono Potabuga.

Disinggung adanya kebocoran soal, Aryono langsung membantahnya. Alasannya, sejak awal soal Unas sudah diawasi ketat pihak kepolisian. Bahkan, sebelum didistribusi ke sekolah-sekolah disimpan di kantor polisi.

"Tidak seperti itu. Karena, soal masih dalam kondisi tersegel. Saat di fotocopy juga diawasi pengawas dari provinsi. Jadi, itu murni kesalahan saat pengisian soal ke dalam sampul," bantahnya.

KOTAMOBAGU - Penyelenggara Ujian Nasional (Unas) terpaksa disalin. Pasalnya, lembar soal Unas yang disiapkan tidak mencukupi jumlah siswa peserta

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News