Kemendikbud Pangkas Tahapan Sertifikasi Dosen

Jumat, 09 April 2021 – 23:07 WIB
Kemendikbud Pangkas Tahapan Sertifikasi Dosen - JPNN.com
Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam (tengah) saat sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen di wilayah Indonesia Timur. Foto Humas Dikti Kemendikbud

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemendikbud M. Sofwan Effendi mengungkapkan, ada perubahan sistem sertifikasi dosen. Yang tadinya melalui lima tahap sekarang hanya dikemas menjadi tiga tahap. 

"Jadi sistem sertifikasi dosennya lebih ringkas," kata Sofwan saat sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen dan beban kerja dosen (BKD) tahun 2021 untuk wilayah Indonesia Timur di Universitas Pattimura, Jumat (9/4).

Dia menyebutkan, tahapan tersebut dimulai dengan penyusunan portofolio lalu penetapan calon sebagai DES. Tahap kedua penilaian persepsional dan pengajuan eksternal, serta tahap terakhir penilaian oleh tim assessor, penentuan kelulusan dan pemberian sertifikat. 

"Perubahan tersebut yang salah satunya kami sosialisasikan ke daerah. Ini merupakan rangkaian sosialisasi yang sebelumnya dilaksanakan di Medan, 18 Maret 2021," terangnya.

Dalam sosialisasi ini, lanjut Sofwan, diberikan materi terkait perubahan-perubahan substantif pedoman sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD yang diharapkan bisa memajukan kesejahteraan masyarakat dengan menapaki kinerja prestasi dosen unggul. 

Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura Marthinus Johanes Saptenno menambahkan, sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD ini merupakan hal penting dan perlu dipahami semua dosen untuk melahirkan pendidik berkualitas. 

Dia berharap sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD bisa memberikan manfaat bagi semua dosen terutama dosen-dosen muda yang belum mendapatkan sertifikat.

"Ini proses untuk perguruan tinggi maju ke arah yang lebih baik serta bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tandasnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...