Kemenpora Ingatkan LPJ Cabor Segera Dilengkapi

Kemenpora Ingatkan LPJ Cabor Segera Dilengkapi
Suasana Bimtek Induk Cabor PPON di Solo. Foto: Amjad/JPNN

Untuk mewujudkan tertib pengelolaan anggaran selama tahun 2019, Kemenpora sendiri sudah  melakukan pengawasan dan pendampingan dengan melibatkan berbagai pihak seperti TP4P Kejaksaan, Inspektorat dan pihak terkait lainnya.

Beberapa kendala yang dihadapi cabor dalam mengelola angggaran di antaranya ialah proses pengadaan barang (perlengkapan latihan) terutama yang bernilai lebih dari 400 juta.

Selain itu kendala lain yang dihadapi adalah penghitungan perpajakan. “Untuk membantu kendala tersebut kami telah menyiapkan tim pendamping dan pedoman teknis yang dapat dijadikan acuan bagi petugas administrasi cabor,” tukasnya.

"Beberapa catatan kami untuk pengelolaan administrasi cabor, di antaranya untuk penyaluran gaji masih ada yang cash atau tidak melalui transfer, administrasi perjalanan dinas yang harus ditingkatkan kepatuhannya, kelengkapan perpajakan dan kelengkapan LPJ lainnya.”

“Kami berharap untuk tahun mendatang hal-hal tersebut dapat dibenahi. Kami mengimbau kepada cabor penerima bantuan, untuk segera menyampaikan LPJ 100% sebelum tanggal 31 Desember 2019 sesuai MoU dan Juknis," terangnya.

Sejauh ini, dari dana yang telah dikucurkan untuk SEA Games 2019, kontingen Indonesia telah mengikuti SEA Games 2019 dengan hasil baik dengan raihan 72 emas.

Selanjutnya, Indonesia melalui Kemenpora akan mengirim kontingen Asean Para Games 2020.

BACA JUGA: Asrorun Niam: Pemenuhan Hak Dasar Pemuda adalah Tanggung Jawab Bersama

Kemenpora meminta seluruh cabang olah raga yang sudah menjalankan pemusatan latihan nasional (pelatnas) segera menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) secara lengkap. Pasalnya, sampai saat ini, laporan cabor masih belum maksimal.