Kemensos Bantu Sumur Bor hingga Air Siap Minum untuk Warga di Jombang

Kemensos Bantu Sumur Bor hingga Air Siap Minum untuk Warga di Jombang
Mensos Tri Rismaharini (Risma) saat meninjau langsung masalah kekeringan di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (29/10). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JOMBANG - Masalah kekeringan menjadi langganan tiap tahun bagi warga Dukuh Tondowesi, Dusun Klitih, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat terpaksa menggali di antara bebatuan dan kubangan yang ada di sungai Desa setempat yang sudah mengering.

Namun, warga Desa Klitih bisa sedikit bernafas lega terkait persoalan air bersih.

Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mendatangi langsung desa tersebut menyebutkan Kemensos akan mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut.

"Ini masih belum selesai. Masih butuh waktu, tadi saya tanya yang mengerjakan sekitar dua bulan. Saya minta selesaikan, usahakan secepatnya," kata Mensos Risma di hadapan warga, Minggu (29/30).

Sementara pengerjaan sumur air berjalan, Kemensos melalui Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta memberikan bantuan atensi air bersih dan tandon air bersih sebanyak 10 unit dengan kapasitas 2.200 liter per unit.

"Kami bantu tadi, kan, sudah datang tong-tong (tandon air) itu. Nanti kami drop pakai air, kami letakkan di situ," lanjutnya.

Namun, permasalah air bersih di Desa Klitih tak berhenti di situ. Ternyata, sumbeer airnya yang digunakan selama ini memiliki kadar garam dan kapur yang tinggi, sehingga dibutuhkan sumber air bersih baru.

Mensos Risma turun tangan. Kemensos menyalurkan bantuan pengeboran sumber air bersih dan air siap minum untuk warga Desa Klitih, Jombang, Jatim.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News