Kementan Mantapkan Cianjur jadi Penyangga Cabai Jabodetabek

Kementan Mantapkan Cianjur jadi Penyangga Cabai Jabodetabek
Kasubdit Aneka Cabai & Sayuran Buah, Mardiyah Hayati pada acara Panen Cabai di lahan milik Kelompoktani Mujagi (Multi Tani Jaya Giri) Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Cianjur seluas 5 hektar, Selasa (10/7). Foto: Istimewa

Sementara itu, berdasarkan pantauan panel harga di posko bawang cabai Ditjen Hortikultura, cabai merah keriting di pasar retail Jakarta periode 1- 9 Juli 2018 terpantau di harga rata-rata Rp 37 ribu per kilogram, cabai merah besar berada di harga Rp 42 ribu per kilogram.

Dibandingkan dengan harga di Pasar Induk Kramat Jati untuk cabai keriting hanya berkisar Rp 24 ribu per kilo, cabai rawit besar Rp 27 ribu. Sedangkan untuk cabai rawit merah Rp 42 ribu per kilogram.

Harga di tingkat petani bahkan lebih rendah lagi. Menurut info harga petani di beberapa daerah sentra produksi dari pantauan posko cabe bawang tanggal 10 juli, harga cabai merah keriting hanya Rp 10 ribu - Rp 20 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit besar Rp 6 ribu - Rp 22 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp 15 ribu - Rp 30 ribu per kilogram.

Menurut hasil konfirmasi dengan Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto Setyanto menyampaikan bahwa selisih harga cabai yang cukup tinggi antara harga petani dan pasar retail tersebut menunjukkan rantai pasok yang masih perlu dibenahi.

"Selain karena memang terjadi peningkatan permintaan untuk kedua jenis cabai tersebut. Seiring pemantapan sentra cabai Cianjur dan sekitarnya, saya yakin harga akan semakin membaik.", pungkasnya.(jpnn)


Kementerian Pertanian bekerjasama dengan instansi terkait terus menata rantai pasok, dan mendorong realisasi manajemen pola tanam cabai di seluruh Indonesia.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News