Kementan Menyosialisasikan Tata Cara Pengujian Mutu Pupuk

Kementan Menyosialisasikan Tata Cara Pengujian Mutu Pupuk
Ngobrol Asyik Penyuluhan Volume 06. Foto: source for JPNN

Menurut narasumber Ngobras, Kepala Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman (BPMPT), Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Nila Sovy mengatakan tugas dari BPMPT adalah melaksanakan pengujian mutu produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta mutu pupuk dan mutu pestisida.

Untuk metode pengujian pupuk fosfat berdasarkan SNI 2801-2010, di antaranya menggunakan jenis pengujian terhadap unsur hara sebagai P2O5 total, larut asam sitrat atau larut air dan kadar belerang.

"Dari tujuh SNI pupuk uang bersifat wajib, ada lima jenis pupuk yang masuk ruang lingkup BPMPT," ujarnya.

Nila juga menjelaskan tentang cara menentukan pupuk yang asli, di antaranya adalah pada saat ingin membeli perhatikanlah kemasan luarnya dan jangan lupa dilihat juga sablon dari kemasan karungnya.

Pada kemasannya terdapat izin pendaftaran, nilai kandungannya, dan lain-lain. Selain warnanya tidak pudar, juga harus masuk website tsp untuk mengecek terdaftar atau tidak pupuk tersebut.

"Secara fisik pupuk pupuk yang asli akan terasa asam dan urea jika di genggaman akan terasa dingin dan baunya juga sangat menyengat," tuturnya. (*/jpnn)

Solusi yang dilakukan adalah dengan menggenjot produksi padi. Harus melakukan percepatan tanam.


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News