Kementan: UMKM Bisa Tingkatkan Komoditas Hortikultura

Kementan: UMKM Bisa Tingkatkan Komoditas Hortikultura
Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertananian Retno Sri Hartati Mulyandari saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (25/11). Foto: dok Kementan

jpnn.com, BREBES - Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya agar komoditas hortikultura memiliki nilai tambah, sehingga bisa memenuhi pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Karena itu, Kementan mendorong tumbuhnya UMKM hortikultura untuk bisa meningkatkan diversifikasi olahan agar memenuhi pasar ekspor.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertananian Retno Sri Hartati Mulyandari saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (25/11).

Dia mengatakan, penumbuhan UMKM untuk menjaga stabilisasi harga produksi hortikultura pada saat murah harus dikelola agar menghasilkan produk.

“Kita harus menjadikan tantangan ini sebagai bagian yang harus dicari solusinya bersinergi harmonis lintas stakeholders. Salah satunya dengan tata kelola pascapanen dan pengolahan yang tepat, yaitu menerapkan Good Handling Practices/GHP dan Good Manufacturing Practices (GMP) untuk hasilkan beragam produk turunannya," kata Retno.

Dia menambahkan, salah satu pelaku usaha PT SBI, dengan produk turunannya berupa pasta bawang merah yang sudah tembus ekspor ke Arab Saudi.

"Bawang goreng utuh crispy beragam rasa, dan bawang goreng iris yang sudah rutin untuk pasar ekspor Singapura” ungkap Retno.

Dalam kunjungannya, Retno ditemani oleh para pejabat, yakni Anggota Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, PT Pupuk Indonesia Holding Company, dan Perum Bulog.

Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertananian Retno Sri Hartati Mulyandari melihat UMKM Hortikultura mendorong peningkatan nilai komoditas..