Kepala BP2MI Menjemput 193 PMI yang Dideportasi dari Malaysia

Kepala BP2MI Menjemput 193 PMI yang Dideportasi dari Malaysia
Kepala BP2MI Benny Rhamdani menjemput 193 PMI Terkendala kelompok rentan dari Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (4/8/2022) di Terminal 3-Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Foto: Humas BP2MI

Deputi IV Bidang Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda, Kementerian PMK, Femmy Eka Kartika Putri menyampaikan,  pesannya kepada para PMI yang akan segera pulang ke daerah asalnya masing-masing.

"Mudah-mudahan bisa sampai ke daerah masing-masing. Tolong nanti dijaga bagi yg membawa bayi dan anak-anak, diurus identitas nya, supaya nanti bisa mendapat pengobatan bagi yang sakit. Jangan balik lagi lewat jalan belakang. Bagi yang punya keterampilan, nanti ada job order dipersilahkan bagi bapak ibu untuk meng-apply lagi," ucap Femmy Kartika.

Penanganan yang dilaksanakan BP2MI selama dan setelah PMI menjalani masa karantina di Wisma Atlet Kemayoran antara lain meliputi Koordinasi dengan Satgas di Wisma Atlet Kemayoran untuk penanganan karantina dan pendataan kepulangan ke daerah asal.

Kemudian penyiapan RS Polri dan Kementerian Kesehatan bagi PMI yang sakit dan membutuhkan perawatan lanjutan. Penyiapan sarana transportasi untuk kepulangan PMI ke daerah asal setelah masa karantina baik via jalur darat, laut dan udara dengan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial.

Koordinasi dengan Pemda daerah asal untuk penanganan kepulangan yang dilakukan oleh BP3MI. Penyiapan program reintegrasi sosial dan pemberdayaan di daerah asal PMI. Bentuk kerja bareng yang baik dilakukan.(fri/jpnn)

BP2MI memfasilitasi pemulangan sebanyak 193 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Terkendala kelompok rentan dari Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (4/8/2022).


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News