Kerahkan Seribu Pasukan Gabungan

Kerahkan Seribu Pasukan Gabungan
Personel TNI. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - LHOKSEUMAWE – Sekitar seribu personel gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan saat Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-39, yang akan dirayakan oleh eks kombatan GAM di wilayah Pase, Aceh Utara - Lhokseumawe, hari ini, Jumat (4/12).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono, yang dikonfirmasi Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Kamis (3/12), mengingatkan kepada masyarakat dan mantan kombatan GAM untuk tidak mengibarkan bendera bulan bintang,. Namun, pihaknya siap bertindak jika ada bendera yang diklaim sebagai lambang Aceh itu.

“Langkah antisipasi yang kita lakukan yakni dengan mengerahkan 600 personil polisi untuk terus melakukan patroli dan di back-up oleh pasukan TNI. Jadi pasukan nantinya ada seribuan bertugas ke lapangan,”ucap AKBP Anang Triarsono.

Dikatakan, pihaknya bersama dengan Forum Koordinasi Pejabat Daerah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten  Aceh Utara kemarin sudah rapat koordinasi danditegaskan tidak ada pengibaran bendera bintang bulan pada 4 Desember.

Sementara itu, Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Eka Oktavian Wahyu Cahyono, kepada Rakyat Aceh, menyebutkan, pihaknya juga siap memback-up polisi untuk mengantisipasi pengibaran bendera bulan bintang di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe. “Kita akan menurunkan 500 personel TNI,” ucapnya.

Dia mengimbau seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, agar tetap menjaga keamanan serta perdamaian Aceh.

“Jadi setiap ancaman permasalahan kecil yang muncul dilapangan, akan segera diselesaikan secepat mungkin.  Supaya situasi di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe selalu kondusif,” tuturnya. (val/arm/sam/jpnn)


LHOKSEUMAWE – Sekitar seribu personel gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan saat Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-39, yang akan dirayakan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News