Kerahkan Tim Spiderman Bernyali Tinggi untuk Selesaikan GWK
jpnn.com, BADUNG - Ratusan pekerja proyek Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali harus berjibaku melawan terpaan angin kencang dan udara dingin. Suhu dingin dan angin kencang belakangan ini memang berpengaruh kepada 200 pekerja proyek GWK.
Para pekerja itu harus bekerja di atas ketinggian 271 mdpl. Padahal, mereka harus menyelesaikan pemasangan modul atau bidang yang luas karena angin terlalu kencang.
Untuk menyiasati itu, pemasangan modul harus dilakukan subuh ketika angin belum terlalu kencang. Arsitek GWK Nyoman Nuarta menyebut hal itu sebagai hambatan alam.
“Anak-anak (pekerja) ada saja yang sakit. Entah itu flu, masuk angin dan lainnya karena cuaca seperti sekarang. Tapi, semoga semua selamat sampai selesai,” ujarnya.
Nah, para pekerja di tengah cuaca yang tidak bersahabat itu harus menyelesaikan pengerjaan bagian ekor GWK. Menurut Nuarta, bagian ekor itu merupakan yang terberat.
Bagian ekor itu memiliki lebar 40 meter yang menjuntai sepanjang 30 meter. Pekerja harus menyambung bidang atau modul tembaga secara hati-hati.
Hari Senin besok (16/7) proses pemasangan ekor bagian depan atas bakal dimulai. Nuarta melibatkan tim khusus untuk penyambungan modul itu. Namanya tim laba-laba atau spiderman.
Nuarta mengatakan, tim itu bergerak menyelesaikan bidang luar. “Tim laba-laba ini harus punya nyali dan posisinya harus prima,” ungkapnya.
Para pekerja proyek GWK yang menyelesaikan pemasangan modul di bagian ekor harus bekerja di tengah terpaan angin kencang dan suhu dingin.
- Usung Konsep Berbeda Tanpa Kembang Api, GWK Cultural Park Sukses Meriahkan Pergantian Tahun
- Cium Kaki
- GWK Tegaskan Komitmen Sebagai Pusat Budaya Melalui Penjor Festival 2025
- Polemik Pagar Beton GWK Berakhir, Keputusan Paruman Desa Adat Ungasan Dicabut
- Gandeng Nyoman Nuarta, Passion Jewelry Luncurkan Koleksi Eksklusif
- Bilah Terakhir Garuda Terpasang di Istana IKN, Bukti Dedikasi Nyoman Nuarta
JPNN.com




