JPNN.com

Kerja Sama dengan Lembaga Keuangan, Siap Gerakkan Ekonomi Islam

Minggu, 26 Mei 2019 – 23:39 WIB Kerja Sama dengan Lembaga Keuangan, Siap Gerakkan Ekonomi Islam - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Syarikat Islam (SI) terus mendakwahkan gerakan ekonomi Islam, lewat program Syarikat Islam Wakaf yang digerakan bersama dengan lembaga keuangan dan perbankan di Indonesia.

Gerakan Dakwah Syarikat Islam itu sendiri bersamaan dengan launching 'SI Wakaf Tunai'.

Penandatangan kerja sama, atau momerandum of understanding (MoU) di Kantor Pusat SI, Jalan Talang, Proklamasi, Jakarta Pusat pada, Minggu (26/5).

BACA JUGA : Penukaran Uang Baru Tembus Rp 1,6 Triliun

Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva menuturkan, Syarikat Islam sendiri dipastikan kembali ke hitah awalnya, yakni pergerakan dakwah dagang Islam.

"Pada 2016 kembali pada hitah awal, yakni pergerakan dakwah dagang Islam, rangkaian hari ini juga sekaligus membangkitkan kembali dakwah ekonomi Syarikat Islam," kata Hamdan Zoelva dalam sambutannya.

Menurut Hamdan selain kembali pada hitah awal SI, kegiatan dalam membangkitkan ekonomi Islam lainnya ikut digerakan.

BACA JUGA : Harga Tiket Mahal, Jumlah Pemudik via Pesawat Turun

Seperti pengembangan koperasi dan pembangunan pesantren dengan memanfaatkan dana wakaf yang dikumpulkan.

"Di samping kegiatan lainnya, gerakan koperasi membangun pesantren ikut dilakukan dengan dana wakaf yang kita kumpulkan," ucapnya.

"Selain itu akan dibangun SI tower untuk membeli servis safatner dan tower buat rumah sakit. Insyallah dalam bulan berkah ini doa kita diizabah oleh Allah SWT," sambungnya.

Acara launching SI Wakaf Tunai ini dihadiri oleh Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Penasihat SI Wakaf Djan Faridz, perwakilan Wakil Presiden Indonesia, Ketua Wakaf Indonesia Fahrul Rozi para lembaga keuangan dan Perbankan, seperti BRI Syariah, BNI Syariah, RS Lamuna, Asuransi Aksa dan lainnya.

Selain acara launching SI Wakaf Tunai, Syarikat Islam dan Wakaf Indonesia juga menggelar buka puasa bersama dengan 1905 anak yatim se-Jabodetabek. (flo/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...