Kerjasama Kepala Sekolah Indonesia Australia Semakin Meningkat

Kerjasama Kepala Sekolah Indonesia Australia Semakin Meningkat
Kerjasama Kepala Sekolah Indonesia Australia Semakin Meningkat

“Peningkatan kapasitas kepala dan pengawas sekolah menjadi program utama bagi kami di Kementrian karena peran sentral kepala sekolah yang mempunyai peran strategis untuk melakukan perubahan positif di sekolah." kata Bambang Winarji.

Kerjasama Kepala Sekolah Indonesia Australia Semakin Meningkat
Kepala sekolah dan pengawas sekolah berfoto bersama dengan wakil kepala sekolah Caulfield Grammar School.

Foto: Istimewa

Kepala Sekolah Australia Kunjungi Sekolah Indonesia

Selain kunjungan kepala sekolah Indonesia ke Australia, bentuk kerjasama lain adalah kunjungan kepala sekolah asal Australia ke Indonesia yang akan dilakukan kepala sekolah Point Cook College (Victoria) Frank Vetere yang akan mengunjungi sekolah-sekolah Indonesia sekaligus akan berbagi kepada lebih dari 1000 guru yang akan menghadiri hari guru nasional 25 November di Jakarta.

Frank Vetere yang menjadi salah satu pemateri dalam pelatihan kepala sekolah di Monash University memiliki kerjasama dengan beberapa sekolah di Indonesia seperti SMPN 1 Singaraja, Bali.

Kepala sekolah yang memiliki slogan “menciptakan masa depan sekarang” tersebut berniat mengembangkan kolaborasi dengan kepala sekolah di Indonesia.

“Saya kira baik di Australia maupun di Indonesia, kepala sekolah memiliki peluang dan tantangan tersendiri yang bisa jadi berkaitan sehingga perlu mengembangkan jalinan kerjasama ini untuk saling belajar satu sama lain. Kolaborasi lintas negara ini juga sangat penting sebagai sarana pengembangan wawasan global.”, jelas Anies Muctiany, Kasubdit di Dierktorat Pembinaan Tenaga Pendidikan Dikdasmen.

Dalam kesempatan simposium kepala sekolah dan pengawas sekolah di Jakarta juga disepakati kerjasama peningkatan kapasitas kepala sekolah dan pengawas sekolah dalam bentuk imersi kepala sekolah Australia dan Indonesia di tahun depan.
Menurut Agus Mutohar mengutip para pejabat Kemdikbud Indonesia, program pengiriman kepala sekolah ini diharapkan nantinya membuat mereka membagikan apa yang sudah dipelajari kepada kepala sekolah lain di Indonesia.

"Indonesia mempunyai 250 ribu kepala sekolah dan model kolaborasi praktik baik oleh 'experienced school leader' kepada koleganya menjadi salah satu usaha untuk mengakselerasi mutu kepala sekolah di Indonesia" " kata Agus mengutip Anies Muctiany Kasubdit di Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidikan Dikdasmen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News