JPNN.com

Kesabaran Risma Berakhir, Khofifah pun Diserbu Warga

Sabtu, 30 Mei 2020 – 10:49 WIB Kesabaran Risma Berakhir, Khofifah pun Diserbu Warga - JPNN.com
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya

jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Bu Risma menjadi perhatian publik sejak Jumat (29/5) kemarin.

Bu Risma menumpahkan kegusarannya, sampai mencak-mencak, terekam dalam video dan berujung viral.

Bukan tanpa alasan kesabaran 'Surabaya 1' berakhir. Dua unit mobil laboratorium tes PCR tanpa sepengetahuannya dialihkan ke kabupaten lain.

Nah, di media sosial, sejumlah netizen menyerbu akun Instagram Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, @khofifah.ip. Bu Khofifah dianggap bertanggung jawab di balik kemarahan Bu Risma.

      View this post on Instagram    

Ada yang berusaha menghambat Surabaya di tengah kerja keras kota ini melindungi warganya dari pandemi global corona covid-19. Padahal, jumlah penderita corona di Kota Pahlawan adalah yang terbesar di Jawa Timur. . Tapi, Surabaya justru seperti jadi anak tiri. Tidak diprioritaskan dalam distribusi peralatan kesehatan. . Kesabaran Bu Risma akhirnya jebol juga. Dua mobil laboratorium PCR yang berfungsi untuk mempercepat diagnosis corona covid-19 justru dialihkan ke daerah lain. Padahal, Risma yang meminta sendiri dua unit laboratorium mobile itu ke BNPB. Tapi diserobot di tengah jalan. . Kalau terus dihambat begini, warga Surabaya yang jadi korban. . . . ?????????????????????. . #surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #Persebaya #greenforce #Bonek #indonesiajuara #BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI

A post shared by Official Ini_Surabaya (@ini_surabaya) on

Sejumlah netizen menuding Khofifah berusaha menghambat kerja Pemkot Surabaya dalam melindungi warganya dari Covid-19.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adek