Kesal Terganggu Tangisan Anak saat Tidur, IS Malah Berbuat Sadis

Kesal Terganggu Tangisan Anak saat Tidur, IS Malah Berbuat Sadis
Ilustrasi pelaku pencabulan anak diborgol. Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi

jpnn.com, PADANG PANJANG - Jajaran Polres Padang Panjang meringkus seorang ayah berinisial IS, 25, yang melakukan aksi kekerasan berujung kematian terhadap anak kandungnya pada Sabtu (24/7).

Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Sumbar, Iptu Ferlyanto mengatakan tersangka ditangkap berdasarkan laporan keluarga korban.

“Tersangka IS diduga kuat melakukan pemukulan terhadap anaknya yang masih berumur tiga tahun di rumah kontrakannya di Padang Panjang yang terjadi pada Jumat (23/7),” kata Iptu Ferlyanto, Sabtu (24/7).

Menurut Kasat Reskrim, korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Padang Panjang sejak Jumat namun nyawanya tidak tertolong hingga dinyatakan meninggal pada Sabtu dini hari.

Iptu Ferlyanto menerangkan kejadian tersebut berawal ketika tersangka terbangun tidur karena korban menangis sekitar pukul 15.30 WIB.

Kemudian bertanya kepada anaknya kenapa menangis dan korban menjawab ia buang air kecil lalu tersangka memarahi dan memukul anaknya pada bagian punggung sebanyak tiga kali.

"Saat tersangka memukul, korban langsung terbentur ke arah dinding kemudian terjatuh ke lantai, melihat korban tidak sadarkan diri, tersangka menggendong anaknya keluar kamar, lalu memberikan anaknya kepada kakak ipar," kata Kasat Reskrim.

Karena muntah dan tak sadarkan diri korban pada Jumat sore langsung dilarikan ke rumah sakit dan Sabtu dini korban dinyatakan meninggal dunia.

Jajaran Polres Padang Panjang meringkus seorang ayah berinisial IS, 25, yang melakukan aksi kekerasan berujung kematian terhadap anak kandungnya pada Sabtu (24/7).