Ketua DPD PDIP Sulteng Bantah Isu Intelijen Ikut Rapat Internal Partai

Ketua DPD PDIP Sulteng Bantah Isu Intelijen Ikut Rapat Internal Partai
Ketua DPD PDIP Sulteng Muharram Nurdin (tengah) bersama Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho. Dok: source for JPNN.

Dia juga mengaku akan berkoordinasi dengan pihak DPP beserta TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk mengklarifikasi isu tersebut.

"Bahwa laporan ada intel di dalam sudah kami klarifikasi, tetapi saya menganggap clear saja karena memang sampai sekarang tidak ada laporan dari staff saya seperti itu," ujar dia.

"Kami juga sudah klarifikasi ke DPP bahwa kita tidak ada masalah. Itukan dari TPN, tapi infonya dari Pak Sekjen, menurut Staf Pak Sekjen. Ini sedang saya klarifikasi kalaupun ada orang di dalam itu bukan bermaksud karena kami sudah terbiasa," kata dia.

Sementara itu Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Agus Nugroho juga memastikan seluruh jajarannya tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis termasuk pengerahan intelijen kepada partai politik.

"Polri sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 2002, Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak terlibat poltik praktis. Polri fokus pada keamanan agar pemilu 2024 dapat berlangsung dengan aman damai dan sejuk," ujar dia.

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyebut ada polisi mendatangi kegiatan yang dihadiri Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan saat itu Hasto sedang memberi pengarahan di DPC PDIP Palu.

"Nah ketika dia (Hasto) melakukan itu, kantor DPC PDIP Palu itu didatangi oleh delapan orang polisi, itu acara internal PDIP," kata Todung di Media Center TPN, Jakarta, Selasa malam (21/11). (cuy/jpnn)


Ketua DPD PDIP Sulteng Muharram Nurdin memastikan tidak ada intelijen kepolisian yang ikut rapat internal partai.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News