Ketua MPR: Tolong Pertimbangkan WFH Bagi Guru, Beri Perhatian Lebih

Ketua MPR: Tolong Pertimbangkan WFH Bagi Guru, Beri Perhatian Lebih
Ketua MPR Bambang Soesatyo. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di daerah supaya mempertmbangkan penerapan work from home (WFH) bagi guru.

Hal ini disampaikan Bamsoet -panggilan Bambang Soesatyo, merespons banyaknya guru terpapar hingga ada yang gugur akibat Covid-19. Seperti di Surabaya, 137 pengajar di sana terinfeksi Corona karena adanya kebijakan yang mengharuskan guru tetap absen sidik jari di sekolah.

Menurut Bamsoet, Dinas Pendidikan di Surabaya harus mempertimbangkan kondisi daerahnya dan memperhatikan usulan dari tim penanganan Covid-19 sebelum membuat kebijakan.

"Daerah agar lebih cermat dalam mengambil kebijakan di tengah pandemi, seperti dengan memberlakukan work from home bagi para guru sebagai upaya dalam melindungi serta menjamin keselamatannya di masa pandemi," ucap Bamsoet di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/8).

Lebih jauh, pemerintah diminta untuk mengkaji ulang pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Baik sekolah yang berada di zona hijau, kuning maupun oranye. Sebab, zonasi risiko Covid-19 melalui warna itu dinilai bukan jaminan suatu daerah aman dari persebaran Corona.

Maka dari itu, kata Bamsoet, penting bagi daerah untuk terus memantau dan memperhatikan peta persebaran Covid-19 di wilayahnya. Dengan begitu, kebijakan yang diambil terkait pembukaan ataupun penutupan sekolah sudah melalui pertimbangan yang matang.

"Kami juga mendorong Kemendikbud dan jajarannya dapat memberikan perhatian lebih bagi guru yang terpapar, ataupun nasib para tenaga pengajar di masa pandemi Covid-19, agar semangatnya tidak kendor dalam bertugas," tandas Bamsoet.(ikl/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Ketua MPR minta pemerntah pertimbangkan WFH bagi guru dan mengkaji ulang pembukaan sekolah untuk tatap muka.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News