Ketum PGRI Minta Guru Mempersiapkan Diri

Ketum PGRI Minta Guru Mempersiapkan Diri
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi. Ilustrasi Foto: Andika Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia Prof Unifah Rosyidi meminta para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan, di tanah air mempersiapkan diri menghadapi model pembelajaran baru, yakni bauran antara daring dan luring. 

Oleh karena itu, Unifah meminta para guru memiliki pola pikir terbuka, dan terus berinovasi. 

Menurutnya, dua hal tersebut sangat dibutuhkan saat ini. 

“Pembelajaran tidak akan kembali seperti semula. Saya mengajak para guru, pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyiapkan diri dengan model pembelajaran baru, yakni bauran antara daring dan luring,” ujar Unifah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (28/11).

PGRI juga meminta  pemerintah dan pemerintah daerah menyiapkan era baru itu dengan aturan yang jelas, sosialisasi, dan koordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan pemda.

Saat ini, PGRI melakukan fasilitasi pada jutaan guru untuk terkoneksi dan saling belajar dan berbagi melalui sejumlah kegiatan.

Unifah memandang pandemi Covid-19 sebagai titik balik dan menjadikan disrupsi teknologi sebagai kekuatan untuk mengubah arah dan strategi perjuangan organisasi dalam meningkatkan martabat dan muruah anggota dan organisasi.

Dalam peringatan HUT ke-76 PGRI, lanjut dia, pandemi melahirkan kegairahan baru bagi guru untuk saling belajar. 

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi meminta para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan, di tanah air mempersiapkan diri menghadapi model pembelajaran baru, yakni bauran antara daring dan luring.