Ketum Repdem Sebut Tuntutan PA 212 Tidak Realistis, Politis, dan Bikin Macet

Ketum Repdem Sebut Tuntutan PA 212 Tidak Realistis, Politis, dan Bikin Macet
Ketum Repdem Wanto Sugito menggelar Rapat Konsolidasi Repdem se-Indonesia melalui telekonferensi, Sabtu (5/11). Foto: Repdem

“Keikutsertaan Saudara Refly Harun justru merendahkan kualitas kenalarannya di bidang hukum tata negara. Ini yang sangat disayangkan, sebab seorang pakar itu memiliki tugas yang bersifat mencerdaskan dan di dalamnya ada kecendekiawanan. Kedua hal inilah yang tereduksi,” kata dia.

Ketua DPC PDIP Tangerang Selatan itu juga menyatakan partainya akan terus membela dan mendukung Presiden Jokowi dalam isu ini.

“Karena Demo 411 sudah mengandung agenda politik kekuasaan yang jika dibiarkan akan berujung pada instabilitas politik,” alumnus UIN Hidayatulah Jakarta itu. (Tan/jpnn)


Ketum Repdem Wanto Sugito menganggap tuntutan PA 212 yang meminta Presiden Jokowi mundur sangat berlebihan, tidak realistis, dan penuh ambisi politik.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News