Senin, 18 Juni 2018 – 22:02 WIB

Kiprah Bupati Eka Dianggap Bawa Kemajuan bagi Kaum Perempuan

Rabu, 14 Maret 2018 – 21:42 WIB
Kiprah Bupati Eka Dianggap Bawa Kemajuan bagi Kaum Perempuan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo memberikan penghargaan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam rangka International Women’s Day di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/3). Bupati kelahiran 21 Desember 1975 yang sudah hampir delapan tahun memimpin Tabanan itu dianggap berhasil meningkatkan kesadaran publik mengenai isu peran perempuan dalam ekonomi, sosial, budaya dan politik dalam rangka kesetaraan gender.

Ketua DPR Bambang Soesatyo yang menyerahkan penghargaan ke Eka mengatakan, kesetaraan gender meliputi hak manusia yang paling mendasar, yaitu hidup tanpa diskriminasi. “Kesetaraan gender merupakan gerakan global di mana laki-laki dan perempuan harus sama-sama dilibatkan,” ujar legislator yang kondang disapa dengan panggilan Bamsoet itu.

Selain Eka, kepala daerah yang juga menerima penghargaan dari DPR adalah Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Parantu. Eka mengaku bersyukur karena kiprahnya selama ini ternyata menginspirasi dan bermanfaat bagi pihak lain terutama di Tabanan.

“Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi untuk memajukan kaum wanita di Tabanan. Semoga sistem dan program yang selama ini saya lakukan bisa diduplikasi dan diaplikasi oleh orang lain dengan lebih baik lagi,” tutur Eka.

Bupati perempuan pertama di Bali itu mengaku optimistis program-programnya di Tabanan selama ini bisa meningkatkan derajat kaum perempuan. Dia lantas mencontohkan program kesehatan untuk perempuan di Tabanan melalui deteksi dini kanker serviks.

“Maka dari itu kami mengusulkan untuk mengadakan cek kesehatan perempuan guna mencegah kanker serviks yang saat ini sudah menurun di Tabanan. Selain itu, kami juga mendukung pembedayaan perempuan untuk menjadi entrepreneur dengan BUMDes yang kami miliki,” ujar Eka.

Namun, Eka juga mengatakan bahwa upayanya memimpin Tabanan bukannya tanpa hambatan. Hanya saja, hambatan-hambatan yang ada tetap bisa diatasi. Sebab, ada kodrat di sebagai perempuan yang tak bisa ditinggalkan.

“Namun kami juga harus bisa membagi waktu dengan baik agar sebagai perempuan bisa turut andil dalam kemajuan perekonomian, sosial, politik sehingga dapat memaksimalkan kecerdasan otak kanan dan kiri,” tambahnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar