Kisah Amel dan Lengsernya Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan

Kisah Amel dan Lengsernya Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan
RA alias Amel (27) yang mengaku menjadi korban pemerkosaan oleh anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan berinisial SAF. Foto: Intan Piliang/JawaPos.Com

"Dia berulang kali mengutarakan cintanya dan kehendaknya untuk menikahi saya, mengatakan ia ingin punya anak dari saya. Dia ingin menjadi imam untuk saya," kata Amel.

Namun, tawaran Syafri tak membuat Amel luluh. Sebab, Amel tahu Syafri yang berusia 59 sudah punya istri dan anak.

Amel menganggap keluarga Syafri lebih berhak memperoleh perhatian dari mantan auditor utama di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu. Selain itu, Amel juga mengaku sudah memiliki kekasih.

"Saya selalu mengatakan tidak mencintai dia. Saya memiliki kekasih yang akan menikah dengan saya. Saya mengingatkan dia kalau dirinya punya istri dan dua anak," pungkasnya.

Namun, Syafri membantah tuduhan Amel. Bahkan, Syafri mengaku telah menjadi korban fitnah.

"Berbagai tuduhan yang ditunjukkan kepada saya adalah tidak benar dan merupakan fitnah keji," ujar Syafri dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/12).

Namun, Syafri tak mau persoalan yang membelitnya menyeret BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu dia memilih mundur dari posisi anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya mundur bukan sebagai pembenaran bahwa saya mengakui. Hanya saja, saya ingin suasana kerja di BPJS Ketenagakerjaan tidak terganggu oleh masalah yang sama sekali tidak ada hubungannya,” tuturnya.(ipp/JPC)


RA alias Amel mengaku menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News