Kisah Dokter Ana, Dari Mempelajari COVID-19, Jadi Pasien, Sampai Akhirnya Sembuh

Kisah Dokter Ana, Dari Mempelajari COVID-19, Jadi Pasien, Sampai Akhirnya Sembuh
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah melakukan konferensi video dengan mantan pasien COVID-19, dr. Maliana. Foto: ANTARA/HO-Dinkes Sumut

jpnn.com, MEDAN - Setelah isolasi selama 20 hari di RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Maliana dinyatakan sembuh total dari COVID-19 pada 30 April kemarin.

Dokter Ana, panggilan akrab Maliana, merupakan pasien sembuh pertama dari provinsi itu.

Ana menjelaskan, dia tertulari COVID-19 usai dua kali melakukan perjalanan ke Jakarta.

Kedua perjalanannya tersebut bertujuan untuk memperdalam pengetahuan penanganan COVID-19.

Pertama, Dokter Ana yang merupakan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Medis Rawat Inap RSUP H. Adam Malik bertugas ke Jakarta pada 4-7 Maret untuk mengikuti workshop Kemenkes terkait COVID-19.

Kemudian 11 hingga 13 Maret untuk studi banding ke Kemenkes terkait ruang isolasi di RS Adam Malik.

Namun, dia baru merasakan gejalanya pada 15 Maret setelah berada di Medan dan gejalanya saat itu hanya batuk dan flu, tanpa demam dan sesak.

Pada Minggu, 15 Maret, Ana masih sempat bekerja ke RS Adam Malik dan kontak dengan beberapa orang, tetapi saat itu dia sudah menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

Dokter Ana tertulari virus corona setelah melakukan perjalanan ke Jakarta untuk memperdalam pengetahuan penanganan COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News