Kisah Enen Cahyati, Diduga Dibunuh Suami Berkarakter Brutal

Kisah Enen Cahyati, Diduga Dibunuh Suami Berkarakter Brutal
Jenazah Enen Cahyati dimakamkan di Kompleks Masjid Al Akbar, Khleang Blek, Provinsi Kandal, Kamboja. Foto: Dokumentasi Keluarga

”KBRI akan terus memantau perkembangan kasus ini,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu Muhammad Iqbal.

Iqbal mengungkapkan, Enen sudah dimakamkan kemarin (29/3) di Kompleks Pemakaman Warga Muslim Kamboja di dalam kompleks Masjid Al Akbar, Khleang Blek, Provinsi Kandal. Sekitar 33 kilometer dari Phnom Penh, ibu kota Kamboja.

Enen, kata Iqbal, dimakamkan di sana karena kondisi jenazah sudah tidak mungkin dipulangkan. ”Pemakaman dilakukan atas persetujuan dari keluarga di Jagakarsa,” katanya.

Lulu menggambarkan Bilal sebagai pria gempal berkulit hitam. Perawakannya sedikit bongkok. Mungkin karena bilal sudah sepuh. ”Dia umur 66, sama seperti saya, ngakunya aja 46,” gerutu Mutiah, ibunda Enen, dari samping teras rumah di sela perbincangan Lulu dengan Jawa Pos.

Sayang, keluarga Enen di Jagakarsa tak menyimpan foto Bilal. Bahkan, foto Enen pun hanya tersimpan di ponsel Lulu.

Rumah yang ditinggali keluarga Enen sangat sederhana. Minim perabotan dan dikelilingi pagar seng. Saat Jawa Pos berkunjung ke sana kemarin, Mutiah, ibunda Enen, tengah mencuci piring dan perabotan di samping teras.

Terlihat berserakan bekas botol air mineral gelas. Sepertinya semalam banyak tamu berkunjung setelah berita kematian Enen tersebar.

Enen dan Bilal menikah secara siri di Lapas Cipinang, tempat Bilal dipenjara karena kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istri dia sebelumnya, Vera, pada 2014. Dari mana dia mengenal Bilal masih samar-samar bagi keluarga. Begitu pula dengan latar belakang Bilal.

Enen Cahyati tewas diduga dibunuh suaminya, pria asal Amerika, Bilal Abdul Fateen, yang menikahinya secara siri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News