Kisah Mahasiswa yang Gigih Berwirausaha, Luar Biasa

Kisah Mahasiswa yang Gigih Berwirausaha, Luar Biasa
Abdul Gani menunjukkan food truck di bengkel las miliknya di Kelurahan Karang Taliwang, Jumat (13/1). Foto: Ferial/Lombok Post/JPNN.com

Gani, sapaan akrabnya. Pria 22 tahun ini telah merintis usaha bengkel las dan pembuatan figur kayu hiasan ini sejak empat setengah tahun yang lalu.

Semua berawal dari kejeliannya melihat peluang di pasaran. “Waktu itu saya lihat peluang bagus,” ujarnya.

Awalnya usaha tersebut masih kecil-kecilan. Hanya sebuah bengkel las kecil. Namun melihat peluang besar, ia pun mulai terjun ke usaha figur hiasan kayu.

Hasil karya pertamanya merupakan sebuah rombong kayu untuk berjualan es atau kopi. “Saya posting di instagram dan mendapat respon yang bagus juga,” akunya.

Order pertama yang ia terima berupa hiasan distro. Setelah itu disusul orderan dari babershop dan kafe. Ia menggunakan kayu sebagai bahan dasar.

“Tapi tanpa mengesampingkan fungsi bengkel las itu sendiri,” sambung mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Unram itu.

Tak hanya figur hiasan kayu, ia juga melayani pembuatan gerobak dagang dan food truck. Gerobak dagang ini yang paling banyak diminati. Sebab memiliki karakter sendiri dan khas bengkel Ganiz Karya Indah miliknya.

Waktu pengerjaannya pun tak memakan waktu lama. Satu gerobak bisa diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga minggu. Sesuai dengan konsep yang diinginkan pelanggan.

Suara bising mesin las terdengar dari sebuah bengkel kecil di tepi jalan di Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News