Klarifikasi Satgas Lawan COVID-19 DPR soal Heboh Impor Jamu dari Tiongkok

Klarifikasi Satgas Lawan COVID-19 DPR soal Heboh Impor Jamu dari Tiongkok
Nabil Haroen (berdiri). Foto: Humas DPR RI

Namun, kata dia, memang tidak semua produsen dilibatkan karena kendala teknis.

"Belum semua produsen siap," tutur Nabil.

Ia menilai sebagian produsen di dalam negeri yang miskomunikasi terkait hal ini.

Menurut dia, mereka sudah konfirmasi ke Tim Satgas Lawan Covid-19 DPR. "Dan masalah sudah selesai," katanya.

Ke depan, lanjut dia, sebanyak mungkin pengusaha atau perajin jamu tradisional akan dilibatkan. "Jadi, program Satgas Lawan Covid-19 DPR RI, terus bekerja," ungkapnya.

Nabil dan Satgas Lawan Covid-19 DPR mendorong pemerintah untuk mendukung riset obat herbal, serta produksi jamu tradisional.

Jadi, jika ada asistensi pemerintah melalui kementerian terkait, maka ke depan para produsen jamu atau obat tradisional akan berjaya.

"Bisa memenuhi pasar domestik dan memasok ke pasar internasional," kata ketua umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdatul Ulama itu. (boy/jpnn)

Soal dugaan impor jamu dari Tiongkok di tengah pandemi virus corona jadi topik hangat dalam beberapa hari ini.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News