Kominfo Gelar Coaching Pembuatan Konten TikTok

Kominfo Gelar Coaching Pembuatan Konten TikTok
Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan. Foto tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memanfaatkan aplikasi yang sedang digandrungi di media sosial, yaitu TikTok.

Kominfo mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan konten TikTok yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi-produksi konten kreatif masyarakat.

“Pemanfaatan aplikasi media sosial sebagai bagian dari komunikasi publik, melalui workshop ini (coaching pembuatan konten TikTok), diharapkan masyarakat turut aktif menghadirkan konten-konten positif guna menangkis konten negatif dan hoaks,” ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan di Jakarta, Rabu, (27/7).

Kegiatan pelatihan pembuatan konten TikTok ini berlabel Bengkel Digital Teras Negeriku: 'Riding The Wave: Tiktok Content'. Gunawan menambahkan, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama menjaga ruang digital agar tetap bersih dan konten-konten negatif.

TikTok dipilih karena menjadi salah satu platform medsos yang paling digemari.

“Indonesia merupakan pengguna TikTok terbesar ke-4 di dunia. Aplikasi TikTok memberikan kemudahan bagi content creator memberikan pesan dan berkreasi lewat video singkat,” ujar Gunawan.

Marinanda Azahra Muhibah, seorang Content Creator TikTok berbagi tips dalam membuat konten TikTok yang kreatif.

Menurutnya, TikTokers (sebutan untuk pengguna TikTok) harus membuat konten yang bernilai positif, bermanfaat dan memberikan motivasi bagi penontonya. Membuat konten yang viral tidak harus konten negatif.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memanfaatkan aplikasi yang sedang digandrungi di media sosial, yaitu TikTok.