Selasa, 26 September 2017 – 18:02 WIB

Komoditas Perkebunan Makin Bergairah

Jumat, 19 Mei 2017 – 10:40 WIB
Komoditas Perkebunan Makin Bergairah - JPNN.COM

Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo dalam diskusi Konvensi Kopi, Teh dan Cokelat Indonesia 2017 di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/5). Foto: Biro Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Event tahunan Konvensi Kopi, Teh dan Cokelat (KKTC) kembali hadir. Kali ini, KKTC Indonesia 2017 digelar di Main Purpose Hall La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 18-21 Mei.

Konvensi itu bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai penghasil kopi, teh dan kakao terbaik di jagat, sekaligus menjadikan perkebunan tiga komoditas pertanian itu sebagai destinasi wisata agro dunia. KKTC 2017 juga diisi seminar dan talkshow bertema Perkembangan Komoditi Kopi, Teh dan Kakao serta Pengembangan Wisata Agro Indonesia.

Ketua Pelaksana KKTC 2017 Kuntari Sapta Nirwandar mengatakan, komoditas kopi, teh dan kakao merupakan produk unggulan Indonesia. Karenanya, dia mengharapkan KKTC 2017 bisa memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya untuk meningkatkan mutu dan penjualan ketiga komoditas tersebut.

“Konvensi ini juga merupakan ajang untuk mempertemukan petani, pengusaha, asosiasi dan pemerintah,” ujarnya.

Kementerian Pertaian pun mendukung penuh kegiatan itu. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Dr. Agung Hendriadi, M.Eng mengatakan, setelah Indonesia berhasil mencapai swasembada beras, jagung, bawang merah dan cabai, maka kini fokus kegiatan akan bergeser pada komoditas hortikultura dan komoditas perkebunan. “Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo,” katanya.

Sedangkan Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo meminta semua pihak untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam mengembangkan komoditas unggulan dalam negeri. Dengan demikian, komoditas hasil pertanian di Indonesia bisa bersaing di pasar internasional dan membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Di samping dukungan dari kementerian terkait, kegiatan KKTC 2017 ini juga diikuti dari berbagai kalangan. Antara lain Kementerian Pariwisata, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Lahat, PTPN VIII, berbagai produsen dan UKM di bidang usaha kopi, teh dan cokelat.(adv/jpnn)

SHARES
TAGS   Kementan
loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini