Kompetisi Sains Nasional 2020 Jenjang SMA Digelar secara Daring

Kompetisi Sains Nasional 2020 Jenjang SMA Digelar secara Daring
Siswa SMA di Papua. Foto: DPR for JPNN.com

Asep menambahkan, semangat peserta didik untuk berprestasi tidak boleh padam di tengah pandemi COVID-19, termasuk berprestasi di bidang sains.

Puspresnas senantiasa memberikan layanan pengembangan bakat dan minat peserta didik untuk bidang sains yang mencakup sembilan bidang lomba KSN pada jenjang SMA/MA yaitu, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Kebumian, Geografi dan Ekonomi.

“Sebanyak 13.819 siswa SMA/MA akan mengikuti uji coba KSN-P secara daring, mereka terseleksi dari 148.050 siswa yang telah mengikuti KSN tingkat kabupaten/kota pada 10 Maret 2020. Sekarang, peserta didik tersebut akan melanjutkan kompetisi di tingkat provinsi dengan cara daring, dengan demikian siswa tetap bisa berprestasi dari rumah dengan mengutamakan protokol kesehatan,” beber Asep pada saat membuka kegiatan uji coba tahap ke-1 KSN-P secara daring untuk jenjang SMA/MA yang disiarkan di kanal media sosial Puspresnas.

Lebih lanjut dikatakan, penyelenggaraan KSN-P tahun ini adalah ujian gotong royong semua pihak untuk membangun semangat pantang menyerah anak-anak Indonesia, tetap tekun belajar dan berprestasi dari rumah dengan penuh integritas.

Ajang ini juga tetap diharapkan dapat menghasilkan talenta-talenta unggul Indonesia untuk dibina kembangkan sebagai Tim Olimpiade Sains Indonesia yang akan berkiprah di ajang internasional tahun depan.

KSN-P secara daring juga diharapkan menjadi pelajaran berharga untuk melakukan inovasi Merdeka Belajar dalam bidang sains di masa pandemi sehingga mutu pendidikan Indonesia dapat terus berkembang.

KSN-P tahun ini juga akan menjadi masukan berharga untuk mewujudkan Manajemen Talenta Nasional (MTN) sebagaimana telah diamanatkan di dalam RPJMN 2020-2024. (esy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Kompetisi Sains Nasional 2020 atau KSN 2020 akan digelar secara daring karena masih ada pandemi COVID-19.


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News