Rabu, 18 Juli 2018 – 13:55 WIB

Kongres Kebangsaan untuk Kukuhkan Kembali Pancasila

Sabtu, 14 Juli 2018 – 17:30 WIB
Kongres Kebangsaan untuk Kukuhkan Kembali Pancasila - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Front Pembela Rakyat (FPR) akan menyelenggarakan “Kongres Kebangsaan II” dengan tema, “Era Baru, Indonesia Baru Indonesia Jaya : Berdaulat Penuh, Berdikari, Adil-Makmur-Sentosa.”

Kongres Kebangsaan II ini rencananya diselenggarakan di Jakarta pada 23 September 2018. Lokasi atau tempat penyelenggaraan sedang dipersiapkan.

Panglima FPR Nugroho Prasetyo menjelaskan, maksud dan tujuan Kongres Kebangsaan II ini  antara lain  mengukuhkan Pancasila sebagai titik berangkat, titik temu, titik pijak dan titik tuju bangsa.

Kemudian menetapkan kembali UUD 1945 (asli) sebagai konstitusi negara, menentukan nilai-nilai bersama bangsa, merumuskan problematika bangsa, mendefinisikan ulang dan menentukan musuh bersama bangsa.

Selain itu juga merumuskan rencana dan agenda strategis nasional, menetapkan peta jalan menuju puncak kejayaan bangsa dan pemilihan "Pemimpin Bangsa."

“Kongres Kebangsaan II ini merupakan perwujudan dari situasi dan kondisi bangsa kita pada saat ini yang tidak berjalan pada track-nya. Cita-cita luhur para pendiri bangsa, para founding fathers bangsa ini telah dibelokkan ke jalur yang keliru, telah ada di bibir jurang dan sedikit lagi masuk jurang. Apakah kita mau masuk jurang? Tentunya tidak! Kita harus mencegahnya! Untuk mencegahnya maka kita harus berkomitmen membangun bangsa sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 sebagaimana yang diamanatkan para pendiri bangsa ini. Bangsa kita ini harus berdaulat penuh, berdikari, adil-makmur-sentosa,” beber Nugroho.

Kongres Kebangsaan II ini diprakarsai Tim 11 dan diselenggarakan oleh antara lain : Presidium Penyelamatan Indonesia, Forum Komunikasi Kerajaan Nusantara, Forum Rektor, Garda Revolusi dan FPR.

Akan hadir ribuan peserta antara lain raja-raja senusantara,  ribuan tokoh lintas sektor dari 34 provinsi, seluruh aktivis mahasiswa se-Jawa, para Ketua BEM se-Indonesia, para rektor peguruan tinggi se-Indonesia, ribuan ulama se-Jawa, puluhan tokoh oposisi utama, berbagai ormas dan LSM. (flo/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar