Koridor Silam

Oleh Dahlan Iskan

Koridor Silam
Dahlan Iskan di Kota Amritsar, negara bagian Punjab, India. Foto: disway.id

Banyak yang percaya yang dikubur itu bukan jenazah Guru Nanak. Yang dikremasi itu pun bukan.

Baca Juga:

Jenazahnya tidak pernah ditemukan. Entah di mana.

Banyak yang percaya Guru Nanak itu moksa --seperti Jesus/Nabi Isa.

Belakangan umat Islam menganggap Guru Nanak telah mengajarkan aliran sesat. Demikian juga umat Hindu. Dua-duanya lantas menganggap Guru Nanak bukan bagian dari mereka.

Namun ajaran Guru Nanak hidup terus. Para pengikutnya terus menganggap Guru Nanak sebagai Guru (pencerah, penunjuk jalan) dan Nanak (bapak, yang dituakan) mereka.

Para pengikut Guru Nanak tetap beranggapan diri mereka itu adalah murid (Sikh). Tanpa Guru seseorang yang mencari Tuhan akan tersesat.

Saya ingat ayah saya. Seorang penganut tarekat yang juga sangat tunduk pada guru tarekat. Semua aliran tarekat/sufi di Indonesia juga menyebut bapak spiritual mereka sebagai guru.

Ayah saya takut sekali melanggar perintah guru.

Kalau saja Islam mengakui Guru Nanak itu muslim. Kalau saja Hindu mengakui Guru Nanak itu Hindu. Mungkin tidak akan ada agama Sikh.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News