Korut Gelisah Gegara Wacana NATO Versi Asia, 3 Negara Ini Biang Keroknya

Korut Gelisah Gegara Wacana NATO Versi Asia, 3 Negara Ini Biang Keroknya
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memimpin rapat politbiro Partai Buruh yang berkuasa, di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Pyongyang, Korea Utara, Selasa (17/5/2022), dalam foto yang dirilis Agensi Berita Sentral Korea (KCNA) pada Rabu (18/5/2022). ANTARA FOTO/KCNA via REUTERS/RWA/djo

jpnn.com, PYONGYANG - Korea Utara (Korut) mengkritik kesepakatan penguatan kerja sama militer baru-baru ini antara Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang baru-baru sebagai sarana untuk mewujudkan rencana AS membangun aliansi militer seperti NATO di wilayah tersebut.

Juru bicara kementerian luar negeri Korut memberikan pernyataan seperti itu ketika ia menjawab pertanyaan KCNA, kantor berita negara Korut tersebut melaporkan pada Minggu.

"Realitas jelas menunjukkan bahwa tujuan AS sebenarnya dengan menyebarkan desas-desus tentang 'ancaman dari Korea Utara' adalah mencari alasan untuk mencapai supremasi militer di kawasan Asia-Pasifik," kata juru bicara kemenlu.

"Keadaan saat ini membuat upaya pertahanan negara semakin mendesak untuk ditingkatkan agar dapat secara aktif mengatasi situasi keamanan yang memburuk dengan cepat," kata jubir, menambahkan.

Para pemimpin Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang pekan lalu bertemu di sela-sela KTT NATO dan sepakat untuk mengeksplorasi cara lebih lanjut untuk memperkuat upaya menghadapi Korea Utara. (ant/dil/jpnn)

Meski pembentukan pakta pertahanan semacam NATO di Asia baru sebatas wacana, tetapi sudah cukup untuk membuat pemerintah Korut ketakutan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News