KPPN Harus Ikut Menpora Temui FIFA

KPPN Harus Ikut Menpora Temui FIFA
KPPN Harus Ikut Menpora Temui FIFA
Ia mengatakan, KPPN tidak bisa hanya menunggu karena dalam permainan sepak bola harus menjemput bola. “Supaya tidak di-intercept lawan (PSSI) dan kalah. Saat ini KPPN sedang dalam posisi kalah pascadikeluakannya surat FIFA,” ujarnya.

Pria yang lebih dikenal dengan sebutan Ropan ini menambahkan menambahkan, bila memang Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng dan Ketua KONI/KOI akan bertemu dengan FIFA 8 Maret nanti, KPPN mesti ikut. “Bawa semua tanda tangan penolakan atas PSSI dan saya yakin FIFA akan sadar akan keadaan yang sebenarnya,” paparnya.

Ropan menduga, PSSI telah memelintir situasi yang terjadi sebenarnya dalam laporan ke FIFA. Atas dasar surat PSSI itulah FIFA mengeluarkan putusan. “Tahun 2007 saja PSSI memlintir putusan FIFA soal Nurdin Halid yang mestinya diganti dari jabatan ketua umum karena berstatus terpidana,” katanya.

Tentang LPI, ia juga sangat yakin PSSI telah menyampaikan hal yang tak sesuai keadaan sebenarnya kepada FIFA. Karenanya, putusan FIFA adalah PSSI mengawasi LPI. “Dengan tetap menghormati presiden FIFA dengan putusannya yang telah dikeluarkan, silahkan KPPN ketemu FIFA,” tambahnya.


JAKARTA — Saat ini PSSI seakan kembali berada di atas angin pascadikeluarkannya surat FIFA menyikapi persoalan yang terjadi di Indonesia. Organisasi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News