KPU Dituding Menyiksa PBB

KPU Dituding Menyiksa PBB
KPU Dituding Menyiksa PBB
JAKARTA - Meski telah memutuskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tetap dihujani kritik. Sebab, KPU dinilai terlalu lambat dalam mengambil keputusan.

KPU sejak awal dinilai tidak memiliki pilihan lain selain meloloskan PBB sebagai peserta pemilu. Namun, KPU memutuskan untuk menunggu 10 hari kerja sebelum memberi keputusannya.

"Itu kan karena mereka ingin mempersulit, mau menyiksa orang, sehingga waktu 10 hari untuk susun DCS bagi PBB itu terbuang," ujar Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (18/3).

Dengan start yang jauh terlambat dibanding partai-partai lain, katanya, PBB akan kesulitan dalam melakukan seleksi calon legislatif. Bahkan ada kemungkinan PBB tidak mampu memenuhi batas waktu penyerahan DCS yang ditetapkan oleh KPU.

JAKARTA - Meski telah memutuskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tetap dihujani kritik. Sebab,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News