Kritik Keras Acara Sukarelawan di GBK, Politikus PDIP: Merendahkan Martabat Presiden Jokowi

Kritik Keras Acara Sukarelawan di GBK, Politikus PDIP: Merendahkan Martabat Presiden Jokowi
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus. Foto: Dokumen pribadi for JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus merespons pro kontra  acara Nusantara Bersatu yang diadakan oleh sekelompok elite yang menggunakan nama Presiden Jokowi

Dia menyesalkan adanya acara yang tidak tepat momentum, berbiaya tinggi, dan hanya merendahkan kepemimpinan Presiden Jokowi yang belum lama dipuji dunia karena keberhasilannya menjadi Presidensi G20.

Deddy dalam keterangannya kepada media, Minggu (27/11), mengatakan bahwa kegiatan itu telah menurunkan martabat Presiden Jokowi hanya menjadi pemimpin sukarelawan.

“Kalau mengaku sukarelawan sejati, seharusnya turun ke bawah membantu rakyat, termasuk menangani dampak bencana gempa Cianjur, bukan malah menabrak aturan menggunakan Stadion Utama GBK yang seharusnya terlarang sebagaimana disampaikan oleh menpora,” ujar Deddy.

Politikus PDIP itu menyesalkan sukarelawan tertentu yang hanya pintar bermanuver dengan menyalahgunakan kebaikan Presiden Jokowi.

“Saat ini bangsa Indonesia masih berduka karena gempa Cianjur, banyak orang yang masih berada di pengungsian dan belum semua korban ditemukan, masa para elite sukarelawan haus kekuasaan itu lebih asik bicara pemilu hingga lupa tanggung jawab sejati sebagai sukarelawan,” kata Deddy.

Selain itu, tambah Deddy, GBK juga seharusnya tidak boleh dipergunakan untuk perhelatan seperti itu. “Kan, ada larangan dari menpora untuk pemakaian GBK hingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023,” kata anggota DPR dari Dapil Provinsi Kalimantan Utara itu.

Maka itu, baginya, para inisiator kegiatan ini telah menjebak Pak Jokowi.

Politikus PDIP Deddy Yevry Sitorus mengkritik keras acara sukarelawan di GBK. Dia menilai acara itu telah merendahkan martabat Presiden Jokowi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News