Jumat, 14 Desember 2018 – 02:55 WIB

Kronologis Bocah SD Berhasil Kabur dari Mobil Penculik

Senin, 29 Oktober 2018 – 16:54 WIB
Kronologis Bocah SD Berhasil Kabur dari Mobil Penculik - JPNN.COM

jpnn.com, MALANG - Kasus percobaan penculikan yang menimpa RSN,10, bocah asal RT 1, RW 10, Cemorokandang, Kedungkandang, Kota Malang, ini patut membuat orang tua waspada.

Dalam kasus ini RSN lebih beruntung karena berhasil lolos dari dua orang misterius yang diduga sudah membiusnya. Saat ini, kejadian yang berlangsung dramatis tersebut sedang diselidiki oleh Polsek Kedungkandang, Kota Malang.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, proses penculikan berawal pada Kamis (25/10) lalu. Sekitar pukul 17.00 WIB, RSN dan beberapa temannya sedang bermain bola di pelataran MI Miftahul Ulum, Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang.

Saat ditemui di rumahnya kemarin, ibu RSN yakni Nurmalasari,50, bercerita panjang lebar tentang penculikan yang menimpa anaknya tersebut. Sedangkan RSN lebih banyak diam dan mainan handphone dengan salah seorang temannya.

”Saat anak saya waktu itu sampai ke rumah sekitar magrib, dia terlihat panik tapi tidak nangis,” kata Nurmalasari di rumah sederhananya.

Dia lantas bercerita, Kamis (25/10) lalu, anak terakhirnya itu sedang bermain sepakbola di MI Miftahul Ulum milik seseorang yang bernama Alimin. Di tengah-tengah bermain, ada dua orang yang memanggil RSN. ”Sini saya kasih uang, beli jajan ayo,” kata Nurmalasari menirukan pengakuan anaknya itu.

Dua orang tersebut lantas memberikan uang Rp 10 ribu. Tidak lama setelah itu, RSN merasakan ada yang dingin dari punggungnya.”Katanya seperti minyak wangi, lalu anak saya diangkat, tapi tidak terasa kalau diangkat,” imbuhnya.

Setelah itu RSN dinaikkan ke dalam mobil berwana putih. Di dalam mobil itu, total ada dua orang laki-laki dan dua orang perempuan.”Katanya ada anak kecil juga yang duduk di bagian depan, anak itu katanya berdarah kakinya,” jelasnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar