Kronologis Lengkap Pembunuhan Driver Go-Car, Sadis Banget

Kronologis Lengkap Pembunuhan Driver Go-Car, Sadis Banget
Foto Edward Limba semasa hidup. Foto: sumateraekspres/jpg

"Tujuan kami memang ke Banyuasin, tapi sudah dieksekusi di kawasan Talang Kelapa," ujar Aldo saat diperiksa penyidik tadi malam.

Mereka lalu membuang jasad korban ke kawasan sekitar Balai Penelitian Perkebunan (Balitbun) Sembawa. Aldo mengambil dompet korban berisi uang Rp10 ribu dan dua handphone (Hp) yakni Samsung A4 dan Oppo.

“Aku cuma ambil itu,” katanya sembari meringis menahan sakit luka di kakinya karena ditembak polisi.

Sedang Ari mengaku, tugasnya ikut mengeksekusi korban. Dia mempersiapkan golok dan samurai. "Kata Aldo, kalau korban melawan langsung jerat pakai kawat sling," bebernya.

Menurutnya, mereka melumpuhkan korban yang saat itu sedang mengemudikan mobil. Leher korban dijerat dengan kawat. Sedangkan pinggang kirinya ditusuk pakai pisau. Salah seorang dari mereka lalu mengambil alih kemudi.

“Kami buang ke arah Sembawa,” tuturnya.

Dari sana, ketiganya membawa mobil korban ke rumah Ucok untuk membersihkan mobil dari bercak darah dan lumpur. Dalam kasus ini, Ucok menyediakan rumah persembunyian untuk ketiga temannya. Setelah sempat istirahat di sana, mereka bertiga pun kembali ke Palembang.

"Aku cuma menyediakan tempat, memang tahu apa yang mereka lakukan," ujar Ucok saat diperiksa.

Penangkapan tiga pelaku pembunuhan sadis terhadap driver Go-Car di Palembang diawali dari tertangkapnya Aldo, sekitar pukul 15.00 WIB, kemarin di

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News