Kubu Bamsoet dan Airlangga Berbeda Dalam Memaknai Pujian Jokowi

Kubu Bamsoet dan Airlangga Berbeda Dalam Memaknai Pujian Jokowi
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com

Dia mengatakan kalau Bamsoet tidak maju sebagai calon ketum, tentu bisa saja akan terjadi aklamasi. Aziz menyatakan kalau aklamasi, maka Airlangga pasti akan mengakomodasi semua di internal partai.

Menurut Aziz, biasanya setelah dinamika di Partai Golkar selesai, maka semua akan bersatu kembali.

“Saya buktinya, saya diakomodasi oleh Pak Airlangga karena kan 2014 dan 2017 saya berhadapan dengan Pak Airlangga. Sudah terbukti, sudah terbukti saya sendiri,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Jokowi memuji Airlangga di hadapan kader Partai Golkar. Menurut Jokowi, Partai Golkar telah sukses pada Pemilu 2019 lalu. Golkar tidak hanya berhasil meraih suara di pemilihan legislatif, tetapi juga menempatkan kadernya duduk di kabinet. Salah satunya adalah Airlangga di pos menteri koordinator perekonomian, Zainuddin Amali selaku menteri pemuda dan olahraga, serta Jerry Sambuaga sebagai menteri perdagangan. Selain itu, ada pula Bambang Soesatyo sebagai ketua MPR.

“Saya yakin Golkar akan semakin matang, dan saya yakin Golkar mendatang terus melejit karena ketuanya top,” ujar Jokowi.(boy/jpnn)

Kubu Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto memiliki pemaknaan berbeda ihwal pujian Presiden Joko Widodo saat menghadiri HUT ke-55 Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/7) malam.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News