Minggu, 19 Mei 2019 – 15:27 WIB

Kubu Jokowi Mulai Bahas Rancangan Kebijakan Strategis Pemerintahan

Jumat, 26 April 2019 – 12:49 WIB
Kubu Jokowi Mulai Bahas Rancangan Kebijakan Strategis Pemerintahan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan bergerak cepat membahas rancangan kebijakan strategis pemerintahan Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, sejauh ini pihaknya telah berdiskusi intens dengan para pakar yang punya kemampuan di berbagai kebijakan publik.

Salah satunya terkait bagaimana membangun kedaulatan energi nasional. "Lima tahun pertama, Pak Jokowi memperkuat kedaulatan energi nasional. Electricity meningkat. Sumber energi dan kapasitas pembangkit terpasang surplus. Maka periode kedua nanti, PDI Perjuangan akan dorong kebijakan infrastruktur LPG untuk rakyat," kata Hasto, Jumat (26/4).

Menurut Hasto, kebijakan energi prorakyat sangat strategis dan menentukan efisiensi penggunaan energi nasional. Selain jejaring infrastruktur LPG, Hasto juga menilai penggunaan solar cell energy sangat penting. "Demikian pula tenaga hidro dan panas bumi. Kebijakan energi terbarukan ini sangat penting guna menjaga bumi dan bangun masa depan," kata Hasto.

Usulan kebijakan melalui diskusi dengan para pakar tersebut sangat tepat, daripada menghabiskan menghadapi klaim kemenangan sepihak tanpa akurasi data rekapitulasi. "PDI Perjuangan move on saja. Kami mulai membahas rancangan kebijakan strategis guna menjabarkan visi misi Jokowi - KH Ma'ruf Amin," kata Hasto.

(Baca Juga: Update Real Count KPU Pilpres 2019, Jokowi - Ma'ruf Unggul 6,7 Juta Suara)

Sekretaris TKN Jokowi - Ma'ruf ini mengaku pihaknya akan terus menjalankan arahan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri maksudkan untuk mendorong tradisi kebijakan publik melalui penelitian dengan melibatkan pakar berbagai disiplin ilmu.

"Kami libatkan para pakar yang hebat-hebat, namun memahami persoalan rakyat, dan keindonesiaan kita sehingga kebijakan yang diusulkanpun akan membumi dan membawa kemajuan bagi Indonesia Raya," pungkas Hasto. (tan/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar