Kusni Kasdut, Hikayat Bandit Revolusioner

Kusni Kasdut, Hikayat Bandit Revolusioner
Tanda tangan Kusni Kasdut. Foto: Istimewa.

Ali Badjened dirampok sore hari ketika baru saja keluar dari kediamannya di kawasan Awab Alhajiri, Kebon Sirih. Dia meninggal saat itu juga akibat peluru yang ditembakkan dari jeep.

LP Kalisosok, 16 Februari 1980

Dua belas penembak jitu ambil posisi. Dari dua belas bedil, hanya satu yang berpeluru. Bedil disandang membidik sasaran. 

Doooooor…

Kusni Kasdut roboh. Revolusi memakan anaknya. ***

 
*Cerpen ini dijahit oleh Wenri Wanhar, di Bantaran Kali Ciliwung, Depok, 14 November 2011, ketika matahari berada di puncak kepala. Mulanya dipulish di situs facebook dengan judul Kusni Kasdut Elegi Anak Kandung Revolusi Indonesia.  (wow/jpnn)

Sebuah cerpen sejarah karya Wenri Wanhar* ======= LP Kalisosok, 16 Februari 1980 Dua belas penembak jitu ambil posisi. Dari dua belas bedil, hanya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News